Alvianson Harapkan Peran Masyarakat Dalam Mengisi Pembangunan Pada Seminar Sehari Kilas Balik 23 Tahun Bartim

Barito Timur, DAERAH259 Dilihat

TAMIANG LAYANG, jejakjurnalistonline.com Dalam rangka Nahur Hajat syukuran 23 tahun berdirinya Kabupaten Barito Timur (Bartim), panitia penyelenggara menggelar seminar sehari bertajuk “Kilas Balik 23 Tahun Barito Timur” dengan tema “Bersama Kita Menuju Bartim SEGAH”, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara Tamiang Layang, Senin 24 November 2025.

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Barito Timur, M. Yamin, yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan dan SDM, Alvianson. Hadir pada kesempatan itu Bupati Bartim dua periode 2003–2013 H. Zain Alkim, perwakilan Kejaksaan melalui Kasi IntelKejalsaan, tokoh adat, tokoh masyarakat, undangan, serta para peserta seminar.

Usai membuka kegiatan, saat diwawancarai, Alvianson menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar tersebut.

“Atas nama pemerintah daerah Kabupaten Barito Timur kami menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara atas inisiasi kegiatan ini. Terima kasih atas diselenggarakannya seminar sehari napak kilas 23 tahun Kabupaten Barito Timur,” tuturnya.

Menurut Alvianson, pemerintah daerah berharap seminar ini dapat menghasilkan gagasan yang konstruktif dan strategis bagi kemajuan Bartim ke depan.

“Pemerintah daerah berharap dari kegiatan ini nantinya bisa menghasilkan pemikiran yang konstruktif, strategis untuk membantu pertama perbaikan tata kelola pemerintahan, kedua manajemen pemerintahan, dan yang ketiga pembinaan sosial kemasyarakatan,” jelasnya.

Ia juga mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Bartim.

“Kami dari pemerintah daerah sangat menyadari, sampai saat ini tentu masih banyak kekurangan. Untuk itu kita mengharapkan peran serta masyarakat dalam mengisi pembangunan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, T. Badowo, menjelaskan bahwa seminar ini digelar untuk memberikan gambaran kepada generasi muda tentang sejarah panjang perjuangan para tokoh dalam memekarkan Kabupaten Barito Timur dari kabupaten induk, Barito Selatan.

“Seminar ini bertujuan untuk menggambarkan kepada generasi muda bagaimana perjuangan para tokoh untuk memekarkan Kabupaten Barito Timur dari Kabupaten induknya, Barito Selatan. Ada dua periode, pertama tahun 1960 dan yang kedua tahun 80-an,” jelas Badowo.

Melalui momentum 23 tahun berdirinya Bartim ini, Badowo juga menyampaikan pesan khusus kepada kalangan muda.

“Kepada generasi muda kami berpesan agar semangat mengisi pembangunan, lanjutkan apa yang sudah kami perjuangkan,” pungkasnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *