Diduga Gunakan Kualitas Rendah, Proyek Paving Block di Desa Pasir ampo Belum Sebulan Sudah Hancur

DAERAH2668 Dilihat

TANGERANG, jejakjurnalistonline.com Proyek paving blok di Kampung Lembur Saung, RT 15 RW 05, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang Banten, kembali menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya pekerjaan yang belum genap satu bulan selesai itu sudah tampak tidak rata, banyak yang patah seakan kegiatan tersebut menggunakan paving block berkualitas rendah.

Pantauan di lapangan menunjukkan permukaan paving tampak bergelombang, sejumlah sisi tumpang tindih, bahkan beberapa bagian sudah terbuka seolah tidak dipasang dengan standar konstruksi yang semestinya. Warga menilai proyek ini dikerjakan terburu-buru tanpa memperhatikan mutu, padahal dana pembangunan bersumber dari anggaran pemerintah Desa yang seharusnya dimanfaatkan dengan profesional dan bertanggung jawab.

“Belum sebulan sudah rusak begini. Pekerjaannya jelas asal-asalan, masa paving belim ada sebulan langsung patah, dan copot,” ungkap salah satu warga yang geram melihat kondisi tersebut.

Dugaan penggunaan paving block dengan spesifikasi rendah juga semakin memperkuat kecurigaan bahwa proyek ini tidak diawasi dengan baik oleh pihak terkait. Penataan yang tidak rapi dan pengerjaan yang tidak merata menunjukkan lemahnya kontrol dari oknum pengawas maupun pelaksana proyek.

Masyarakat menilai, jika sejak awal kualitas bahan sudah rendah dan pekerjaan dilakukan tanpa standar, maka tidak menutup kemungkinan kerusakan akan semakin parah dalam waktu dekat. Padahal pembangunan infrastruktur Desa seharusnya memberikan manfaat jangka panjang, bukan justru membuang-buang anggaran rakyat.

Ketika dari tim media online hendak konfirmasi ke kepala Desa Pasir ampo selalu tidak ada di tempat,Hingga berita ini diterbitkan, belum ada yang dapat di konfirmasi baik Kepala Desa maupun pengawas dari Kecamatan yang dapat dimintai keterangan terkait temuan kerusakan dini tersebut. (Rin /Tim/.Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *