Meski di Dampingi Tim Dari Kejari Bartim Pengerjaan Proyek Puskesmas Dayu Diduga Asal-asalan 

Barito Timur, DAERAH308 Dilihat

TAMIANG LAYANG, jejakjurnlistonline.com – Meski mendapat pendampingan dari Tim kejaksaan Negeri Barito Timur Proyek pembangunan UPTD Puskesmas Dayu dengan nilai anggaran yang cukup fantastis yakni lebih dari Rp. 5 miliar yang dikerjakan oleh CV. Hipka Group Pusat Palangka Raya kini menuai sorotan tajam. Sejumlah pegawai internal puskesmas mengungkapkan bahwa hasil pekerjaan diduga jauh dari standar dan terkesan dikerjakan asal-asalan.

Dilansir dari data Media Nasional Potret, ada berbagai kerusakan dan ketidaksesuaian ditemukan di sejumlah bagian bangunan. Di antaranya, pemasangan keramik yang banyak dalam kondisi kosong dan tidak merekat dengan baik, serta atap bangunan yang sudah mengalami kebocoran di beberapa titik penting seperti selasar depan, loket pelayanan, hingga ruang apoteker.

Tak hanya itu, fasilitas penunjang juga dinilai tidak berfungsi maksimal. Lampu pada papan nama “Puskesmas” dilaporkan tidak menyala, begitu pula dengan tulisan “UGD” yang seharusnya menjadi penanda layanan darurat.

Kondisi pintu juga dikeluhkan karena tidak dapat dikunci secara optimal, sehingga berpotensi mengganggu keamanan.

Permasalahan lain yang tak kalah krusial adalah sumur bor yang tidak berfungsi, padahal menjadi sumber utama kebutuhan air bersih. Ironisnya, posisi bangunan disebut terlalu dekat dengan septic tank atau toilet, yang dikhawatirkan dapat berdampak pada aspek kesehatan lingkungan.

Selain itu, penataan lingkungan proyek juga dinilai amburadul. Sisa material bangunan tampak dibiarkan begitu saja tanpa penanganan, mencerminkan lemahnya pengawasan dan tanggung jawab pelaksana proyek.

“Banyak yang tidak beres. Dari awal kami sudah lihat kualitasnya meragukan, tapi tetap dilanjutkan,” ujar salah satu pegawai UPTD Puskesmas Dayu yang enggan disebutkan namanya, Selsa (07/3/2026)

Yang menjadi perhatian serius, proyek pembangunan ini diketahui turut didampingi oleh tim dari Kejaksaan Negeri Barito Timur. Namun demikian, fakta di lapangan justru menimbulkan tanda tanya besar terkait efektivitas pengawasan yang dilakukan.

Sebagaimana yang di ketahui publik kesehatan berkualitas iyalah salah satu program prioritas presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Indonesia, namun sangat di sayangkan pengerjaan Proyek pembangunan UPTD Puskesmas Dayu dengan nilai anggaran yang cukup fantastis itu diduga jauh dari standar dan terkesan dikerjakan asal-asalan oleh CV. Hipka Group Pusat Palangka Raya.

Publik kini mendesak adanya audit menyeluruh serta investigasi mendalam terhadap proyek tersebut. Pasalnya, anggaran miliaran rupiah yang bersumber dari uang negara seharusnya menghasilkan fasilitas kesehatan yang layak dan berkualitas, bukan justru menyisakan persoalan yang merugikan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV. Hipka Group maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi.(Red/jj).

banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed