Banjarmasin, Jejakjurnalisonline.com –
Gelas-gelas berisi es teh dan es sirup tampak tersaji dalam aktivitas pembinaan kemandirian bidang kuliner di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin. Warga binaan tampak menyiapkan bahan, meracik, hingga menyajikan aneka minuman segar sebagai bagian dari praktik keterampilan kuliner, Senin (5/10).
Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi warga binaan untuk mempraktikkan keterampilan dalam mengolah dan menyajikan minuman. Setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan kebersihan, ketelitian, dan kerapian penyajian.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan pembinaan kuliner memberikan pengalaman praktis yang dapat dikembangkan menjadi keterampilan produktif.
“Pembinaan kemandirian bidang kuliner memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan kemampuan melalui praktik langsung. Keterampilan seperti membuat dan menyajikan minuman juga dapat menjadi bekal untuk dikembangkan sebagai peluang usaha setelah kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.
Kasi Giatja Lapas Banjarmasin, Bagus Paras Etika, mengatakan kegiatan pembuatan minuman juga melatih warga binaan memperhatikan kualitas dan kebersihan dalam proses pengolahan.
“Kami terus mendorong warga binaan untuk memperhatikan kebersihan, ketepatan dalam meracik, dan kualitas penyajian. Hal-hal tersebut menjadi bagian dari keterampilan yang perlu dibiasakan dalam kegiatan kuliner,” ujar Bagus.
Melalui pembinaan kemandirian bidang kuliner, Lapas Banjarmasin terus memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan yang aplikatif dan dapat menjadi bekal positif setelah kembali ke tengah masyarakat. (Humas Lapas Banjarmasin)

.
.
.
.





















