Banjarmasin, Jejakjurnalisonline.com –
Warga binaan Muslim Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin mengawali aktivitas dengan melaksanakan Salat Dhuha di Masjid Baabut Taqwa, Rabu (7/10). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepribadian melalui pembiasaan ibadah secara rutin selama menjalani masa pembinaan.
Pelaksanaan Salat Dhuha diikuti warga binaan dengan tertib dan khusyuk. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk membangun rutinitas positif sekaligus memperkuat kesadaran dalam menjalankan ibadah.
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan pembiasaan ibadah menjadi salah satu bagian dalam pembinaan kepribadian warga binaan.
“Kami terus mendorong warga binaan untuk membangun kebiasaan positif melalui kegiatan keagamaan. Salat Dhuha diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas selama berada di Lapas, tetapi juga dapat menjadi kebiasaan baik yang terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kalapas.
Petugas Bimkemaswat Lapas Banjarmasin, Salman Farsi, mengatakan pelaksanaan Salat Dhuha juga menjadi sarana untuk membangun kebiasaan ibadah yang dilakukan secara konsisten.
“Kami mengarahkan warga binaan untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif, salah satunya melalui Salat Dhuha. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara rutin, diharapkan mereka semakin terbiasa menjaga ibadah dan membawa kebiasaan baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Salman.
Melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Lapas Banjarmasin terus memberikan ruang bagi warga binaan Muslim untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan membangun kebiasaan positif sebagai bagian dari proses perubahan diri. (Humas Lapas Banjarmasin)

.
.
.
.







































