Banjarmasin, Jejakjurnalisonline.com–
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan turut mengikuti koordinasi yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini juga melibatkan unsur Pemasyarakatan dan Keimigrasian di Banjarmasin untuk menyelaraskan langkah pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), meningkatkan keamanan lingkungan pemasyarakatan, dan mencegah pengulangan tindak pidana narkotika.
Koordinasi tersebut berlangsung melalui kunjungan kerja Kepala BNN Kota Banjarbaru, Arif Wahyu Bibitharta. Dalam pertemuan ini, para peserta membahas langkah antisipasi penyelundupan narkotika ke dalam Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan), peningkatan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan yang menjalani program integrasi, serta pendampingan setelah mereka kembali ke masyarakat.
Bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menyelaraskan upaya pencegahan narkotika dengan instansi terkait. Hasil pembahasan diharapkan dapat mendukung kesiapsiagaan petugas dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelaksanaan program pembinaan warga binaan.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyambut positif koordinasi tersebut sebagai langkah untuk mendukung pelaksanaan tugas pengamanan dan pembinaan warga binaan. Ia menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan petugas serta mengoptimalkan pembinaan guna mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan Lapas.
“Koordinasi ini memberikan manfaat bagi kami dalam menyelaraskan langkah pencegahan narkotika dengan instansi terkait. Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berkomitmen menjaga keamanan melalui pengawasan yang konsisten serta pembinaan yang mengarahkan warga binaan untuk menjauhi narkotika. Kami berharap upaya ini dapat membantu mereka mempersiapkan kehidupan yang lebih baik dan tidak kembali melakukan tindak pidana setelah bebas,” ujar Yugo.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, menekankan pentingnya keterlibatan seluruh jajaran pemasyarakatan dalam pelaksanaan P4GN. Ia mengingatkan agar setiap UPT meningkatkan pengawasan secara konsisten untuk mencegah peredaran narkotika di dalam Lapas dan Rutan sekaligus mendukung keberhasilan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.
“Upaya pencegahan narkotika harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan lingkungan Lapas dan Rutan tetap aman dari peredaran gelap narkotika, sekaligus meningkatkan pengawasan dan pendampingan bagi klien pemasyarakatan yang kembali ke masyarakat. Dengan dukungan lintas instansi, kami berharap proses pembinaan dan reintegrasi sosial dapat berjalan lebih optimal,” tegas Erwedi.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Banjarbaru, Arif Wahyu Bibitharta, menyoroti pentingnya menjaga kesinambungan kerja sama antarlembaga dalam menghadapi permasalahan narkotika. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dapat meningkatkan efektivitas pencegahan sekaligus memberikan perlindungan yang lebih luas bagi masyarakat.
“Permasalahan narkotika membutuhkan keterlibatan dan komitmen bersama. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, kita dapat meningkatkan langkah pencegahan, menjaga kewaspadaan, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terlindungi dari ancaman penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika,” ungkap Arif.
Melalui keikutsertaan dalam koordinasi tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan P4GN secara berkelanjutan. Bersama Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan dan BNN Kota Banjarbaru, Lapas berupaya meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkotika, menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan, serta mendukung keberhasilan pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. (nta).

.
.
.
.






































