Karang Intan, Jejakjurnalisonline.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menggelar pembelajaran Sejarah Indonesia bagi warga binaan melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, Selasa (27/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, warga binaan mempelajari perkembangan kehidupan politik bangsa Indonesia pada masa Orde Baru di Ruang Belajar Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Melalui pembelajaran ini, Lapas mendorong warga binaan untuk memperluas wawasan kebangsaan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta memperoleh bekal pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan melibatkan Erpan Wijaya Kusuma, salah seorang petugas, sebagai tutor dalam program pendidikan yang bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Annisa Kecamatan Karang Intan. Kerja sama ini memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengikuti pendidikan kesetaraan setingkat sekolah menengah atas sebagai bagian dari pembinaan kepribadian.
Dalam pembelajaran, Erpan menjelaskan perkembangan politik Indonesia pada masa Orde Baru, termasuk kebijakan pemerintah, pembangunan nasional, dan pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat. Ia juga mengajak peserta mengenal perubahan kondisi politik menjelang berakhirnya masa Orde Baru hingga memasuki era Reformasi.
Menurut Erpan, pembelajaran sejarah membantu warga binaan memahami perjalanan bangsa sekaligus mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa masa lalu. Pengetahuan tersebut juga dapat mendorong peserta untuk berpikir kritis dan menghargai perbedaan pandangan.
“Melalui pembelajaran ini, kami mengajak warga binaan memahami perjalanan politik bangsa Indonesia dan mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa sejarah. Kami berharap pengetahuan tersebut dapat membantu mereka berpikir kritis, menghargai perbedaan pendapat, serta memahami pentingnya tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. Ilmu yang mereka peroleh juga dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Erpan.
Selama kegiatan berlangsung, Erpan menyampaikan materi dan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk bertanya serta berdiskusi. Para peserta mengikuti pembelajaran dengan menyimak penjelasan dan menghubungkan peristiwa sejarah dengan kehidupan berbangsa saat ini. Melalui kegiatan tersebut, Lapas mendorong warga binaan untuk aktif belajar dan mengembangkan pemahaman terhadap materi.
Salah seorang warga binaan peserta Paket C berinisial HM mengaku memperoleh pengetahuan baru tentang perjalanan politik Indonesia. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan selama menjalani masa pembinaan.
“Saya jadi lebih memahami perkembangan politik Indonesia pada masa Orde Baru dan perubahan yang terjadi setelahnya. Dari pembelajaran ini, saya belajar bahwa setiap peristiwa sejarah memiliki pelajaran yang bermanfaat. Saya bersyukur Lapas memberikan kesempatan kepada kami untuk terus belajar. Ilmu yang kami dapatkan menjadi bekal untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ungkap HM.
Melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memberikan akses pendidikan bagi warga binaan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian. Pembelajaran Sejarah Indonesia tidak hanya menambah pengetahuan tentang perjalanan bangsa, tetapi juga mengajarkan pentingnya nilai kebangsaan, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berharap program pendidikan ini dapat membantu warga binaan meningkatkan kemampuan akademis dan mengembangkan potensi diri. Bekal pengetahuan tersebut diharapkan dapat mendukung kesiapan mereka untuk kembali ke masyarakat serta menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana. (nta).

.
.
.
.







































