Banjarmasin, Jejakjurnalisonline.com-
Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, termasuk memilah sampah sebelum dibuang. Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun perilaku hidup bersih di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin melalui kegiatan pemilahan sampah anorganik, seperti plastik, Rabu (28/10).
Sampah plastik yang terkumpul dipisahkan dari jenis sampah lainnya agar lebih mudah dikelola. Kebiasaan ini tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan lapas, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama.
Bagi warga binaan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menerapkan kebiasaan positif selama menjalani masa pembinaan. Langkah sederhana seperti memisahkan sampah plastik dari sampah lainnya diharapkan dapat membentuk kepedulian terhadap lingkungan yang terus terbawa ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa pembinaan tidak hanya berkaitan dengan perubahan perilaku pribadi, tetapi juga mencakup pembentukan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Kami ingin warga binaan terbiasa melakukan hal-hal positif, termasuk menjaga kebersihan dan memilah sampah. Kebiasaan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan secara konsisten, dapat membentuk kedisiplinan dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Kalapas.
Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarmasin berharap kesadaran menjaga kebersihan dapat tumbuh menjadi bagian dari keseharian warga binaan. Pemilahan sampah plastik menjadi salah satu langkah sederhana untuk membangun lingkungan yang lebih bersih sekaligus menanamkan kebiasaan baik sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan. (Humas Lapas Banjarmasin)

.
.
.
.







































