Staf Ahli Menteri IMIPAS Tekankan Pengolahan Limbah Dapur untuk Pakan Ikan Lele

Berita5 Dilihat

Banjarmasin, Jejakjurnalisonline.com –

Pemanfaatan limbah dapur sebagai alternatif bahan pakan ikan menjadi perhatian Staf Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum, Dr. Iwan Santoso, S.H., M.Si., saat meninjau budidaya ikan lele di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Rabu (28/10).

Dalam kunjungan yang disambut Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, bersama jajaran tersebut, Iwan melihat secara langsung kegiatan budidaya ikan lele yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan.

Ia mendorong agar limbah dapur yang masih layak dan dapat diolah untuk pakan ikan dimanfaatkan secara rutin. Langkah tersebut dinilai berpotensi membantu menekan biaya operasional budidaya, khususnya pengeluaran untuk pembelian pakan pelet.

“Upayakan limbah dapur yang masih bisa dimanfaatkan untuk pakan ikan agar diproses setiap hari. Ini dapat membantu mengurangi biaya pakan pelet untuk ikan,” pesannya.

Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa pengembangan program kemandirian diarahkan agar kegiatan budidaya dapat berjalan produktif dan dikelola secara berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan sumber daya yang tersedia perlu tetap memperhatikan kesesuaian bahan pakan, kualitas pemeliharaan, dan kebutuhan ikan agar produktivitas budidaya terjaga.

Melalui program ini, Lapas Banjarmasin terus mengembangkan keterampilan warga binaan di bidang perikanan sekaligus mendorong pengelolaan sumber daya yang lebih efisien dan bernilai ekonomi. (Humas Lapas Banjarmasin)

banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250 . .

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed