Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin Gelar Ibadah Rutin, Warga Binaan Diajak Menebar Kasih

Berita3 Dilihat

Banjarmasin, Jejakjurnalisonline.com –

Warga Binaan Kristiani Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin mengikuti ibadah rutin harian secara daring melalui Zoom bersama Sungai Kehidupan Ministry Jakarta, Jumat (30/10). Kegiatan yang berlangsung di Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin ini diikuti seluruh Warga Binaan Kristiani bersama Pembina Gereja Oikumene.

Ibadah diawali dengan pujian dan penyembahan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian khotbah oleh Ps. Daniel Alexander. Mengangkat tema “Hidup Itu Harus Menjadi Pembawa Damai” yang bersumber dari Kitab Matius 5:9, ibadah ini mengajak peserta memahami pentingnya menghadirkan kedamaian melalui sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam renungannya, disampaikan bahwa menjadi pembawa damai berarti mencerminkan sifat Allah yang mendamaikan dunia melalui Kristus. Sebutan anak-anak Allah juga menjadi pengingat akan identitas dan hubungan dekat umat dengan Bapa di surga.

Pembina Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin, Erik Simanjuntak, menyampaikan bahwa upaya menghadirkan kedamaian perlu dimulai dari diri sendiri, salah satunya melalui kesediaan untuk mengampuni.

“Dalam renungan ini, kita diajak untuk memulai perdamaian dari diri sendiri dengan mengampuni orang yang pernah bersalah atau menyakiti hati kita. Dengan demikian, kita tidak menyimpan akar pahit yang dapat menghambat kehidupan kita untuk bertumbuh dalam kasih,” ungkap Erik.

Salah seorang Warga Binaan berinisial RSN mengaku mendapatkan pelajaran berharga dari ibadah tersebut, khususnya dalam membangun hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitarnya.

“Saya belajar untuk menggunakan perkataan yang lembut dan membangun daripada memperuncing suasana ketika ada masalah di lingkungan saya berada,” tuturnya.

Terpisah, Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan kepribadian Warga Binaan. Melalui kegiatan ibadah yang dilaksanakan secara rutin, pihaknya berharap Warga Binaan dapat memperkuat keimanan serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui ibadah rutin ini, Lapas Banjarmasin terus memberikan ruang bagi Warga Binaan Kristiani untuk menjalankan ibadah sekaligus memperdalam pemahaman keagamaan sebagai bekal dalam menjalani masa pembinaan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (Humas Lapas Banjarmasin)

banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250 . .

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed