Hujan Belum Hentikan Kabut Asap di Desa Dayu, Kades Erto: Jangan Bakar Lahan dan Hutan

Barito Timur, DAERAH820 Dilihat

BARITO TIMUR, jejakjurnalistonline.com – Hujan yang sempat mengguyur wilayah Desa Dayu, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, belum sepenuhnya menghilangkan kabut asap yang masih menyelimuti lingkungan desa.

Kepala Desa Dayu, Erto, S.AP, mengatakan kondisi tersebut diduga masih dipengaruhi sejumlah bekas titik api yang menyisakan bara dan belum sepenuhnya padam.

“Walaupun kemarin hujan, kabut asap ini masih ada. Hal itu disebabkan karena ada beberapa bekas titik api yang masih ada bara api dan belum padam,” kata Erto saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, sebagian bara api diduga berada di lokasi yang cukup jauh dari jangkauan tim pemadam kebakaran yang bertugas di wilayah Kecamatan Karusen Janang. Kondisi tersebut membuat potensi munculnya kembali api masih perlu diwaspadai.

Erto menyebut penanganan karhutla saat ini telah melibatkan berbagai unsur, mulai dari masyarakat dan relawan hingga TNI dan Polri. Namun, upaya tersebut akan sulit maksimal apabila masih ada pihak yang melakukan pembakaran lahan secara sengaja maupun tanpa sepengetahuan masyarakat lainnya.

“Walaupun ada upaya kita bersama tim relawan masyarakat, bagian daripada keamanan baik itu TNI, Polri sudah bergabung, tapi kalau ada oknum masyarakat yang berbuat kurang baik dalam konteks membakar lahan tidak sepengetahuan kita, sehingga api terus hidup dan itu yang membuat kabut asap terus ada dan semakin tebal,” ujarnya.

Kepala Desa Dayu kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terlebih di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi.

Ia berharap seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan Desa Dayu agar tetap aman dan terhindar dari kebakaran hutan maupun lahan.

“Sekali lagi saya imbau kepada warga masyarakat agar jangan membakar lahan, apalagi hutan,” tegas Erto.

Menurutnya, apabila tidak ada lagi pembakaran baru dan bara api yang tersisa dapat dipadamkan, kabut asap di wilayah tersebut diharapkan berangsur-angsur menghilang.

“Sehingga kebakaran ini juga dapat kita hentikan karena kita bersama menjaganya,” katanya.

Selain mengingatkan bahaya karhutla, Erto juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap terhadap kesehatan.

Khususnya bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, ia mengimbau agar menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan asap yang berpotensi memicu gangguan kesehatan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Kepada seluruh masyarakat khususnya wilayah Desa Dayu, apabila keluar dari rumah gunakanlah masker untuk menghindari penyakit ISPA,” pungkasnya.(Mnz/jj).

banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250 . .

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed