BARITO TIMUR, jejakjurnalistonline.com – Pemerintah Desa Dayu, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, menetapkan sejumlah kebutuhan dasar masyarakat sebagai prioritas pembangunan tahun 2027. Dua di antaranya adalah penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor serta pemasangan jaringan listrik di wilayah yang hingga kini belum teraliri listrik.
Kepala Desa Dayu, Erto, S.AP, mengatakan sejumlah usulan tersebut telah dibahas dalam Musyawarah Desa (Musdes) yang dilaksanakan pemerintah desa dengan mengacu pada arahan pemerintah pusat.
“Untuk Musdes yang kemarin sudah kami laksanakan sesuai dengan arahan dari pusat. Ada beberapa item yang harus tetap kita laksanakan, pertama air bersih dan yang kedua kesehatan juga tetap kita prioritaskan,” ujar Erto saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, persoalan akses air bersih menjadi salah satu kebutuhan yang paling mendesak, terutama bagi masyarakat di wilayah RT 06, RT 07 dan RT 08 Desa Dayu, Peruyan.
Terutama warga yang berada di wilayah RT 08 Desa Dayu, Peruyan tersebut masih tergolong rawan akan sumber air karena tidak memiliki sungai maupun kolam yang dapat menjadi sumber air alternatif bagi masyarakat, kata Erto.
Selama ini, warga setempat hanya mengandalkan sumur gali yang dibangun melalui program pemerintah desa.
“Di sana tidak ada sungai, kolam-kolam juga tidak ada. Warga hanya mengharapkan sumur gali yang sudah dilaksanakan melalui program desa,” jelasnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Desa Dayu telah memasukkan pembangunan dua titik sumur bor ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP) tahun 2027.
Erto berharap pembangunan sumur bor tersebut nantinya dapat menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat, khususnya warga yang selama ini kesulitan mendapatkan sumber air bersih.
“Kami sangat berharap kepada pemerintah daerah agar usulan tersebut dapat disetujui pada tahun 2027,” harapnya.
Selain air bersih, kebutuhan mendesak lainnya adalah pemasangan jaringan listrik di RT 09 Desa Dayu.
Erto mengungkapkan, hingga saat ini wilayah tersebut belum mendapatkan pemasangan listrik sama sekali. Kondisi itu membuat pembangunan jaringan listrik menjadi salah satu usulan prioritas yang diharapkan dapat mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur.
“Usulan yang kedua yang tidak kalah penting dari air bersih yaitu pemasangan listrik khusus untuk Desa Dayu yang berada di RT 09. Di sana belum ada sama sekali pemasangan listrik,” ungkapnya.
Menurut Erto, keterbatasan Dana Desa membuat pemerintah desa harus benar-benar menentukan program yang paling mendesak dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Anggaran Dana Desa tahun depan juga sangat terbatas. Oleh sebab itu, usulan prioritas ini dapat diperhatikan oleh pemerintah kabupaten, mana usulan desa yang memang betul-betul dibutuhkan untuk kepentingan warga masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Barito Timur dapat memberikan perhatian terhadap dua kebutuhan dasar tersebut, sehingga masyarakat Desa Dayu dapat menikmati akses air bersih dan listrik secara lebih layak.
“Saya sebagai Kepala Desa Dayu sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur agar kedua usulan ini dapat disetujui pada tahun mendatang,” pungkas Erto.(Mnz/jj).

.
.
.
.




























