Lapas Narkotika Karang Intan Terima Kunjungan Staf Ahli Menteri untuk Evaluasi Pelayanan Publik

Berita11 Dilihat

Karang Intan, Jejakjurnalisonline.com –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menerima kunjungan Staf Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum, Dr. Iwan Santoso, untuk kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) tata kelola pelayanan publik serta pemenuhan hak warga binaan, Kamis (29/10/2026). Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan memfasilitasi peninjauan langsung terhadap layanan dan program pembinaan sekaligus menerima arahan serta masukan guna meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan pemenuhan hak warga binaan sesuai ketentuan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, bersama pejabat struktural dan petugas menyambut kedatangan Dr. Iwan Santoso. Kalapas kemudian mendampingi Staf Ahli Menteri meninjau sejumlah fasilitas untuk melihat pelaksanaan pelayanan dan pembinaan secara langsung. Kunjungan ini juga memberikan kesempatan bagi Lapas untuk menyampaikan perkembangan program serta memperoleh evaluasi berdasarkan kondisi di lapangan.

Yugo menyampaikan bahwa kegiatan monev menjadi kesempatan bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas dan memperoleh arahan dalam meningkatkan tata kelola pelayanan publik. Ia menegaskan kesiapan seluruh petugas untuk mendukung peninjauan serta menindaklanjuti masukan yang diberikan.

“Kami menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi ini sebagai kesempatan untuk memastikan tata kelola pelayanan publik dan pemenuhan hak warga binaan berjalan sesuai ketentuan. Kami akan menjadikan arahan serta masukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Kami juga berterima kasih atas tanggapan positif terhadap layanan dan program pembinaan, khususnya pendidikan serta keterampilan warga binaan. Apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan maupun masyarakat,” ujar Yugo.

Iwan mengawali peninjauan di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), dapur, dan layanan integrasi warga binaan. Ia mencermati kesiapan fasilitas, prosedur pelayanan, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan. Melalui pemeriksaan tersebut, Iwan mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan layanan dengan standar yang berlaku agar masyarakat dan warga binaan memperoleh pelayanan yang jelas, mudah, dan tepat.

Selanjutnya, Iwan mengunjungi Program Pendidikan Akademik Warga Binaan (PENA WARNA) yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk melanjutkan pendidikan. Ia menyaksikan pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket C serta perkuliahan Strata II (S2) yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting di ruang belajar Lapas. Iwan menyambut positif program tersebut karena membuka kesempatan bagi warga binaan untuk menambah pengetahuan dan mengembangkan kemampuan selama menjalani masa pembinaan.

Dalam peninjauan pembinaan kemandirian, Iwan mengamati proses pembuatan catur oleh warga binaan. Ia memberikan perhatian khusus pada bentuk bidak catur yang rumit dan membutuhkan ketelitian serta presisi tinggi. Keterampilan warga binaan menghasilkan karya tersebut mendapat apresiasi dari Iwan. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan pembuatan catur menjadi pengalaman pertama yang ditemuinya selama berkunjung ke berbagai Lapas dan Rutan.

Iwan melanjutkan peninjauan ke Koperasi Inkopasindo, Cafe Laskarin, ruang Humas, layanan mandiri (Self Service), perpustakaan, dan Barbershop Laskarin. Ia juga mengunjungi blok hunian serta Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) untuk melihat kondisi hunian dan fasilitas komunikasi warga binaan. Di Galeri Pemasyarakatan, Iwan melihat produk unggulan dan hasil karya warga binaan yang mencerminkan pelaksanaan pembinaan kemandirian.

Setelah meninjau sejumlah fasilitas, Iwan menyampaikan tanggapan positif terhadap layanan dan program yang dilaksanakan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan, memenuhi hak warga binaan, dan mengembangkan program pembinaan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

“Saya menyambut positif layanan dan program yang dilaksanakan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, terutama kesempatan pendidikan melalui PENA WARNA dan kegiatan pembuatan catur. Selama mengunjungi berbagai Lapas dan Rutan, baru kali ini saya melihat kegiatan pembuatan catur dengan tingkat kerumitan yang cukup tinggi, tetapi warga binaan mampu mengerjakannya secara teliti dan presisi. Keterampilan ini menunjukkan potensi yang baik untuk terus dikembangkan. Saya berharap seluruh pelayanan dan program pembinaan tetap mengedepankan pemenuhan hak warga binaan serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ungkap Iwan.

Yugo menegaskan komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan untuk menindaklanjuti hasil evaluasi melalui peningkatan fasilitas pelayanan, pengembangan pendidikan, dan pelaksanaan pembinaan kemandirian sesuai kebutuhan warga binaan. Langkah tersebut juga mendukung tata kelola pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pemenuhan hak.

Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan keberlanjutan program pembinaan. Dengan memanfaatkan arahan serta hasil evaluasi, Lapas berupaya menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional dan humanis sekaligus membantu warga binaan memperoleh pengetahuan serta keterampilan untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (nta).

banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250 . .

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed