TAMIANG LAYANG, jejakjurnalistonline.com – Kondisi ruas jalan Aspal yang berada di wilayah kecamatan Paju Epat, kabupaten Barito Timur (Bartim) begitu memprihatinkan. Kondisi aspal yang, retak, berlubang Hingga Terisi Genangan Air Hujan, di nilai dapat membuat arus transportasi warga terganggu.
Hal itu disampaikan Meiyanto selaku Kepala Desa Siong. Menurutnya kerusakan jalan yang terjadi di wilayah desa tersebut sudah berlangsung cukup lama.
Lanjutnya, Meiyanto juga meminta kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) untuk segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Warga yang melintas, baik pengendara roda dua maupun roda empat, harus ekstra hati-hati untuk menghindari kecelakaan,” ucap Meiyanto saat diwawancarai awak media, di kediamannya, Selasa (03/03/2026).
Dirinya juga menyampaikan bahwa jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, serta mengakses layanan kesehatan dan pasar.
“Kami berharap pemerintah kabupaten dapat segera meninjau langsung kondisi jalan ini. Kerusakan yang dibiarkan terlalu lama tentu berdampak pada perekonomian dan keselamatan warga,” ungkapnya.
Selain itu, Meiyanto menjelaskan bahwa pihak desa sudah beberapa kali menyampaikan laporan secara resmi kepada instansi terkait. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan signifikan yang dilakukan dan sejumlah warga juga mengeluhkan kondisi jalan yang semakin memburuk, terutama saat musim hujan.
“Selain memperlambat mobilitas, biaya perawatan kendaraan pun meningkat akibat seringnya melintasi jalan rusak,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Kades Siong meminta perhatian pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk mencari solusi maupun perbaikan terhadap jalan tersebut.
“Saya atas nama pribadi maupun atas nama kepala desa Siong sangat miris melihat jalan arah kecamatan Paju Epat menuju kabupaten Barito Timur yang rusak dan banyak lobang. Karna satu-satunya jalan untuk masyarakat Paju Epat,” terangnya.
Pemerintah desa berharap agar perbaikan dapat dimasukkan dalam skala prioritas pembangunan tahun berjalan, mengingat pentingnya infrastruktur jalan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, masyarakat berharap akses transportasi dapat kembali lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan. (Mnz/jj).


.
.
.
.




















