IWO Bartim Dorong Sinergi Pers dan Bawaslu, Pengawasan Demokrasi Harus Sampai ke Masyarakat

Barito Timur, DAERAH766 Dilihat

BARITO TIMUR, jejakjurnalistonline.com Peran media massa dalam mendukung pengawasan demokrasi kembali mendapat perhatian. Dalam kegiatan yang digelar Bawaslu Kabupaten Barito Timur (Bartim), Senin (22/6/2026), pemateri dari Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Bartim, Muhammad Zakirin, menegaskan bahwa sinergi antara insan pers dan Bawaslu menjadi kunci penting untuk menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan demokrasi.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan bertema “Pengelolaan Kehumasan, Peliputan dan Dokumentasi, serta Pemberitaan di Lingkungan Bawaslu Kabupaten Bartim” yang digelar oleh Bawaslu Bartim di Aula Kantor Bawaslu Bartim, Senin (22/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Zakirin hadir sebagai pemateri dari PD IWO Baritm dan juga pemateri dari perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bartim, Agustinus Bole Malo, yang didampingi anggota PWI Bartim, Anigoru.

Pada kesempatan itu, Muhammad Zakirin juga menyampaikan bahwa peran kehumasan di lingkungan lembaga publik tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan pesan yang disampaikan memiliki nilai edukasi, transparansi, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut setiap lembaga untuk mampu beradaptasi dalam menyampaikan informasi secara cepat tanpa mengabaikan prinsip-prinsip jurnalistik. Karena itu, pengelolaan kehumasan, peliputan, dokumentasi, dan pemberitaan perlu dilakukan secara profesional agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan berimbang.

“Kolaborasi yang baik antara Bawaslu dan insan pers merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Informasi yang disampaikan harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tugas, fungsi, dan kerja-kerja pengawasan yang dilakukan Bawaslu,” ujar Zakirin.

Ia juga menekankan bahwa kualitas pemberitaan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan publikasi, tetapi juga oleh ketepatan data, kelengkapan informasi, serta kemampuan menyajikan berita yang mudah dipahami oleh masyarakat luas.

Selain itu, Zakirin mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kapasitas dalam bidang kehumasan dan publikasi agar setiap informasi yang diproduksi mampu memberikan manfaat serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.

“Melalui pengelolaan informasi yang baik, dokumentasi yang tertata, serta pemberitaan yang profesional, kita dapat menghadirkan informasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif dan membangun kesadaran publik terhadap pentingnya pengawasan demokrasi,” katanya.

Ia berharap kegiatan yang difasilitasi Bawaslu Bartim tersebut dapat menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan antara penyelenggara pengawasan pemilu dengan insan pers, sehingga terbangun sinergi yang semakin kuat dalam memberikan informasi berkualitas kepada masyarakat.

“Pada akhirnya, tujuan yang ingin dicapai adalah terciptanya ekosistem informasi yang sehat, profesional, dan berintegritas, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar serta dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses demokrasi,” pungkas Zakirin.(Mnz/jj).

banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250 .

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed