Antrean Truk BBM Mulai Dialihkan, Dishub Bartim Siapkan Rest Area Untuk Tekan Kemacetan

Barito Timur, DAERAH29 Dilihat

TAMIANG LAYANG, jejakjurnalistonline.com Pemerintah Kabupaten Barito Timur mulai mengambil langkah untuk mengatasi antrean kendaraan berat yang selama ini berpotensi mengganggu arus lalu lintas di sekitar Bundaran Gunung Perak, Tamiang Layang.

Melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Timur, lahan kosong seluas sekitar satu hektare di belakang Kantor Dinas Perhubungan kini mulai dimanfaatkan sebagai area antrean truk yang melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Pemanfaatan awal kawasan tersebut menjadi bagian dari rencana pengembangan rest area bagi kendaraan angkutan lintas provinsi yang melintas di wilayah Barito Timur.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan (LLA) Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Timur, David Anggen, mewakili Plt. Kepala Dinas Perhubungan Edius Uhing, mengatakan pemanfaatan lahan tersebut dilakukan sebagai solusi awal untuk menata kendaraan berat yang selama ini mengantre di tepi jalan.

“Untuk sementara lahan ini sudah bisa dimanfaatkan untuk antrean truk pengisian BBM. Jadi kendaraan yang sebelumnya mengantre di pinggir jalan bisa diarahkan ke lokasi yang lebih tertata dan aman,” ujar David, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, meningkatnya arus kendaraan angkutan barang dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur yang melintasi Kabupaten Barito Timur membuat kebutuhan terhadap tempat beristirahat dan parkir kendaraan berat semakin penting.

Selama ini, kendaraan bertonase besar seperti trailer, lobo dan truk angkutan barang kerap berhenti di bahu jalan nasional maupun jalan provinsi. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu arus lalu lintas, mengurangi jarak pandang serta meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan.

Situasi tersebut juga semakin terasa ketika berlangsung pasar mingguan di Tamiang Layang setiap Senin dan Ampah setiap Jumat. Banyaknya aktivitas masyarakat dan kendaraan membuat penataan kendaraan berat menjadi salah satu kebutuhan yang harus segera diantisipasi.

Dinas Perhubungan berencana menata dan melakukan pengerasan terhadap lahan tersebut agar dapat dikembangkan menjadi rest area kendaraan angkutan lintas provinsi. Kawasan itu nantinya diharapkan dapat menjadi tempat istirahat yang lebih aman dan tertib bagi pengemudi maupun pengguna jalan.

Selain fasilitas dasar seperti toilet, pemerintah juga membuka peluang bagi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan kawasan tersebut sebagai lokasi usaha, termasuk warung atau kegiatan ekonomi lainnya.

“Harapannya, kawasan ini bukan hanya menjadi tempat parkir dan istirahat kendaraan, tetapi juga bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Selain membantu mengurai antrean kendaraan berat, rencana pengembangan rest area tersebut juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan parkir yang lebih tertib.

Dinas Perhubungan menilai keberadaan rest area menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi peningkatan volume kendaraan di jalur lintas provinsi yang melintasi Kabupaten Barito Timur.

Dengan kondisi ruas jalan yang belum mengalami pelebaran secara signifikan, penataan kendaraan berat di satu kawasan diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di sekitar Bund

aran Gunung Perak. (Red/jj).

banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250 .

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed