Nursulistio Harapkan DAD Bartim Jadi Garda Terdepan Pelestarian Budaya Dayak dan Mitra Pembangunan

Barito Timur, DAERAH15 Dilihat

BARITO TIMUR, jejakjurnalistonline.com – Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, berharap Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Timur mampu menjadi garda terdepan dalam melestarikan adat dan budaya Dayak sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

Harapan tersebut disampaikan Nursulistio usai menghadiri pengukuhan Pengurus DAD Kabupaten Barito Timur masa bakti 2026–2031 serta pelantikan pengurus DAD tingkat kecamatan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara, Tamiang Layang, Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Wakil Bupati Barito Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Batamad, Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, damang kepala adat, mantir adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, perwakilan dunia usaha, perbankan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Nursulistio menyampaikan ucapan selamat kepada Hengky A. Garu beserta seluruh jajaran yang resmi dikukuhkan sebagai pengurus DAD Kabupaten Barito Timur. Ucapan serupa juga disampaikan kepada pengurus DAD tingkat kecamatan yang baru dilantik.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Hengky A. Garu beserta seluruh jajaran pengurus Dewan Adat Dayak Kabupaten Barito Timur dan pengurus DAD tingkat kecamatan. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nursulistio, DAD memiliki posisi penting sebagai wadah pemersatu masyarakat adat, mempererat tali silaturahmi, serta menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Ia menegaskan, pelestarian adat dan budaya Dayak perlu terus diperkuat agar tidak tergerus perkembangan zaman. Upaya tersebut juga harus melibatkan generasi muda sehingga nilai-nilai luhur yang menjadi identitas masyarakat Dayak tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Melalui organisasi ini, kami berharap nilai-nilai falsafah dan adat Dayak tetap terjaga, terpelihara, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Selain berperan dalam pelestarian budaya, Nursulistio berharap kepengurusan DAD periode 2026–2031 mampu memperkuat komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga negara, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar DAD tidak hanya berperan dalam menjaga adat istiadat, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan, pemeliharaan keharmonisan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Barito Timur.

Ia menilai, keberadaan lembaga adat yang kuat dan mampu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dapat menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

“Dengan kebersamaan dan kolaborasi yang baik, saya yakin DAD dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga adat istiadat sekaligus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Barito Timur,” pungkasnya.

Melalui kepengurusan yang baru, DAD Kabupaten Barito Timur diharapkan semakin aktif menjalankan peran dalam menjaga warisan budaya Dayak, memperkuat persatuan masyarakat adat, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang harmonis dan berkelanjutan.(Red/jj).

banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250 . .

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed