Diskominfops Bartim Akan Turun ke 20 Desa, Pengurus KIM Dibekali Keterampilan AI

Barito Timur, DAERAH255 Dilihat

BARITO TIMUR, jejakjurnalistonline.com– Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfops) Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, akan turun langsung ke desa-desa untuk melakukan monitoring, evaluasi, dan pembinaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) mulai 13 Oktober hingga 12 November 2026.

Tak sekadar mengevaluasi aktivitas dan kendala pengurus, kegiatan ini juga menjadi langkah untuk meningkatkan kemampuan KIM dalam mengelola informasi digital, termasuk melalui pengenalan dan praktik pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Tim Pembina KIM Diskominfops Bartim yang diketuai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP), Wayan Cakre, S.IP., MM, akan melaksanakan pembinaan secara langsung dengan pendekatan dialog santai, diskusi terbuka, serta praktik penggunaan teknologi digital.

Plt. Kepala Diskominfops Kabupaten Barito Timur, Limer, S.Pd., MM, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengetahui kondisi riil KIM di desa, mulai dari aktivitas yang telah berjalan, kemampuan pengurus, hingga berbagai kendala dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, pembinaan tidak hanya berorientasi pada evaluasi administrasi, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kapasitas pengurus agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.

Melalui dialog terbuka, pengurus KIM diberikan kesempatan menyampaikan pengalaman, kebutuhan, serta permasalahan yang dihadapi selama menjalankan aktivitas. Dengan begitu, materi pembinaan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan masing-masing KIM.

Salah satu fokus pembinaan adalah pengenalan dan praktik langsung penggunaan AI untuk mendukung pengelolaan informasi digital.

Teknologi tersebut diharapkan membantu pengurus KIM mengembangkan ide konten, menyusun narasi berita, menyiapkan bahan publikasi, hingga menghasilkan informasi yang lebih kreatif, menarik, dan mudah dipahami masyarakat.

Meski demikian, pemanfaatan AI tetap diarahkan secara bijak dengan memperhatikan kebenaran informasi, etika, serta tanggung jawab dalam menyebarluaskan konten digital.

Dengan keterampilan tersebut, KIM diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu berperan aktif dalam menghasilkan dan menyebarluaskan informasi yang berkualitas di lingkungan masing-masing.

Berdasarkan jadwal yang telah disusun, monitoring, evaluasi, dan pembinaan KIM akan dilaksanakan secara bertahap di 10 kecamatan dengan sasaran desa-desa di Kabupaten Barito Timur.

Kegiatan diawali Selasa, 13 Oktober 2026, di Desa Puri dan Desa Lenggang, Kecamatan Raren Batuah. Selanjutnya, Kamis, 15 Oktober 2026, tim menyambangi Desa Bambulung dan Desa Jihi, Kecamatan Pematang Karau.

Pada Selasa, 20 Oktober 2026, pembinaan dijadwalkan berlangsung di Desa Saining dan Desa Rodok, Kecamatan Dusun Tengah. Kemudian, Kamis, 22 Oktober 2026, kegiatan menyasar Desa Luau Jawuk dan Desa Tampa, Kecamatan Paku.

Berikutnya, Selasa, 27 Oktober 2026, tim menuju Desa Telang dan Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat. Pada Kamis, 29 Oktober 2026, pembinaan dilaksanakan di Desa Dayu dan Desa Simpang Naneng, Kecamatan Karusen Janang.

Memasuki November, kegiatan berlanjut pada Selasa, 3 November 2026, di Desa Hayaping dan Desa Wungkur Nanakan, Kecamatan Awang. Selanjutnya, Kamis, 5 November 2026, tim mengunjungi Desa Bentas dan Desa Ramania, Kecamatan Patangkep Tutui.

Pada Selasa, 10 November 2026, kegiatan menyasar Desa Jaar, Desa Matabu, dan Desa Mangkarap, Kecamatan Dusun Timur. Rangkaian pembinaan dijadwalkan berakhir Kamis, 12 November 2026, di Desa Tewah Pupuh dan Desa Kandris, Kecamatan Banua Lima.

Melalui kegiatan ini, Diskominfops Bartim berharap KIM semakin aktif menjalankan perannya sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat.

KIM juga diharapkan mampu mengangkat potensi desa, menyebarluaskan informasi pembangunan, serta mendukung promosi produk unggulan dan berbagai kegiatan masyarakat melalui media digital.

Pembinaan langsung di desa menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara tim pembina dan pengurus KIM sekaligus mencari solusi terhadap kendala yang selama ini menghambat aktivitas mereka.

Dengan peningkatan kapasitas dan pemanfaatan AI secara tepat, KIM diharapkan semakin kreatif, mandiri, dan adaptif dalam menghadapi perkembangan teknologi. Pada akhirnya, keberadaan KIM diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap informasi yang akurat, bermanfaat, dan mendukung pembangunan Kabupaten Barito Timur.(Red/jj).

banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250 . .

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *