Pembelajaran Tahsin Al-Qur’an Jadi Sarana Pembinaan Kepribadian di Lapas Banjarmasin

Berita8 Dilihat

Banjarmasin, Jejakjurnalisonline.com –

Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin mengikuti kegiatan tahsin Al-Qur’an melalui pembelajaran antarsesama warga binaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian di bidang keagamaan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan semangat saling belajar dan mengajarkan kebaikan.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an membantu rekan-rekannya memperbaiki bacaan, mulai dari pelafalan huruf hijaiyah hingga ketepatan membaca sesuai kaidah tajwid. Proses belajar dan mengajar berlangsung dengan mengedepankan kebersamaan, kesabaran, serta kemauan untuk terus memperbaiki diri.

Semangat tersebut sejalan dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Imam Bukhari nomor 5027:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa mempelajari Al-Qur’an merupakan amalan yang mulia, terlebih ketika ilmu yang diperoleh turut dibagikan agar memberikan manfaat bagi orang lain. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya berkesempatan memperbaiki bacaan Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan pengetahuan yang dimiliki dengan membantu sesama.

Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Muhammad Ansyari, menyampaikan bahwa pembelajaran antarsesama warga binaan menjadi salah satu bentuk partisipasi aktif dalam kegiatan pembinaan keagamaan.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan dapat saling membantu dalam mempelajari dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Kami berharap semangat belajar dan mengajarkan kebaikan terus tumbuh, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain,” ujarnya.

Secara terpisah, Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik.

“Kami mendorong warga binaan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan pengamalan agama selama menjalani masa pembinaan. Semangat saling belajar dan mengajar ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan, menumbuhkan kepedulian, serta menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Kalapas.

Melalui kegiatan tahsin Al-Qur’an, Lapas Banjarmasin terus mendorong pembinaan keagamaan yang melibatkan partisipasi aktif warga binaan. Dengan saling belajar dan mengajarkan kebaikan, diharapkan tumbuh kesadaran untuk terus memperbaiki diri serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Humas Lapas Banjarmasin)

banner 470x250 . banner 470x250 . banner 470x250 . .

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed